Belanda · Makanan Penutup · Sedang
Stroopwafel Belanda
Kue wafel karamel Belanda: dua wafel tipis renyah direkatkan dengan sirup lengket, paling enak dihangatkan di atas secangkir kopi panas.
Seluruh resep dalam 60 detik
Stroopwafel Belanda, dalam 5 gagasan
- Iris wafel selagi sangat panas; ia hancur setelah dingin.
- Cetakan pizzelle adalah alat tradisional dan layak dipinjam.
- Jaga isian tetap hangat agar mudah dioles.
- Trik menghangatkan di atas cangkir kopi itu nyata: letakkan satu di atas mug selama semenit.
- Ia awet seminggu dalam kaleng kedap udara.
Yang Anda butuhkan
Bahan-bahan
- 2 dan 1/4 cangkir tepung terigu serbaguna
- 2 dan 1/4 sendok teh ragi instan
- 1/2 cangkir susu hangat
- 1/3 cangkir mentega lunak
- 1/4 cangkir gula pasir
- 1 butir telur
- Sejumput garam
- Untuk isian: 1 cangkir gula merah, 1/2 cangkir mentega, 1/3 cangkir sirup jagung atau treacle, 1 sendok teh kayu manis
Cara membuatnya
Cara Membuat
- Campur tepung, ragi, susu, mentega, gula, telur, dan garam menjadi adonan lembut. Uleni 6 menit dan biarkan mengembang 45 menit.
- Untuk isian, lelehkan gula merah, mentega, sirup, dan kayu manis bersama dan jaga tetap hangat.
- Bagi adonan menjadi 12 bola. Tekan masing-masing dalam cetakan pizzelle panas atau cetakan kue wafel selama sekitar 1 menit hingga keemasan.
- Bekerja cepat selagi panas, iris setiap wafel horizontal menjadi dua cakram tipis dengan pisau bergerigi.
- Oleskan isian sirup hangat di satu belahan dan jepit dengan belahan lainnya.
- Dinginkan di rak; ia mengeras saat dingin.
Hemat uang. Cetakan pizzelle bisa membuat stroopwafel, pizzelle, dan cone es krim; satu alat, banyak camilan.